//
you're reading...
PUISI

Terimakasih Yang Mulia

Oh Yang mulia..
Terimakasih atas kedatangannya..
Selamat datang..
Sebentar-sebentar..!!!
Maaf sebelumnya..^^
Saya bersihkan dulu karpet merahnya..
Ada tiga debu yang akan mengotori Yang Mulia..
Oh Yang Mulia, maafkan saya..T__T
Silakan masuk yang mulia..
Ini kursinya..
Sofa nyaman nan mahal dari Itali
Jangan sungkan-sungkan
Maafkan rumah kamu agak kotor..
Namun jangan khawatir
Tak satu debupun yang akan mengotori jas Yang Mulia,,
Karena telah kami bersihkan setiap jengkal dinding
Telah kami sucikan dengan tujuh kali bilasan..
Dengan campuran pasir di bilasan terakhir..
Wahai Yang Mulia..
Apa Yang Mulia inginkan..
Karena keinginan Yang Mulia, adalah perintah bagi kami..
Yang Mulia senang dengan baso kami..???
Terimakasih..
Kami sangat bangga karenanya..

 

 

 

 

 

Maaf Yang Mulia..^^
Bagaimana..?
Yang Mulia mau apa lagi..????

Tentang ashakasan

A Painter, not yet a Photographer.. (apapun artinya itu) Orang keras kepala yg gak bakal brhenti dtengah jalan cuma gara2 gak ada satu pun dr 5 milyar orang d planet ini yg mendukungnya.. Orang yg tau kalo kerikil pun bs ngomong.. Orang yg susah buat ngomong 'nggak' ama temennya.. Orang yg lebih memilih telur buat dtaruh dsakunya ktimbang diAir, dLapangan,ato dPohon.. Orang yg g mungkin ngomong "moga Allah memaafkanq krn parasmu menggoyahkan imanq.."

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.